Hantu Scopus: Kritik Atas Monopoli Ilmu Pengetahuan

Beberapa waktu yang lalu saya dikirimi broadcast tulisan dari visioner grup yang berjudul kewajiban mempublikasikan jurnal international. Sejenak saya tertarik untuk membaca tulisan itu. Tulisan itu kira-kira ingin memaparkan kebijakan baru terkait dengan tunjangan profesi dosen yang harus menulis di jurnal internasional. Tulisan itu kira-kira pengen mengajukan pertanyaan apakah kebijakan ini menjadi tantangan atau hambatan bagi seorang dosen.
Pertama saya mengapresiasi bahwa dengan peraturan yang telah dikeluarkan tersebut memberikan efek kemajuan bagi ilmu pengetahuan khususnya dalam dunia literasi ilmiah.tulisan jurnal merupakan salah satu wahana yang tepat dan efektif bagi pengembangan ilmu pengetahuan. Dalam tulisan tersebut jurnal internasional menjadi barometer dalam pengembangan ilmu pengetahuan.



Sejenak saya ingin berbicara tentang demam scopus di negeri ini.ketika berbicara jurnal internasional saya tidak tahu kenapa scopus menjadi kalimat pertama yang muncul dalam benak. Mungkin ini karena efek kemenristekdikti yang menjadikan scopus sebagai barometer dalam pengukuran jurnal internasional. Di tengah gelombang protes terhadap scopus yang dilakukan oleh beberapa kampus ternama, di Indonesia malah kontras dengan”mendewakan scopus” .
scopus sebagai salah satu produk dari perusahaan swasta elsevier mendapat banyak protes dari beberapa kampus ternama. Sebut saja kelompok universitas California los angeles (UCLA) Desember 2018 ini a lot bernegosiasi dengan pihak elsevier.
Di Jerman max Planck society salah satu organisasi reset terbesar di sana mengakhiri kontrak dengan elsevier.

Membela keterbukaan akses ilmiah

Mengapa terjadi fenomena seperti itu? Prinsip keterbukaan akses menjadi permasalahan yang dihadapi oleh scopus atau elsevier. Hal ini yang menjadi keluhan bagi para ilmuwan di dunia.akses terhadap artikel-artikel yang telah terindeks scopus hanya dapat dinikmati oleh mereka yang memiliki akses ke scopus. kebijakan akses dan sitasi tertutup ini menjadi kelemahan yang dimiliki oleh scopus maupun elsevier. Belum lagi kita berbicara tentang cost akses artikel yang relatif cukup mahal untuk negara berkembang seperti Indonesia. Mungkin film dokumentasi ini https://youtu.be/HM_nWsdbNvQ menjadi contoh sederhana terhadap kritik atas akses ilmu pengetahuan yang dibatasi.

Ambigu dan semu

sistem tertutup scopus ini ibarat kan menjadi bom waktu jika dihadapkan dengan sistem perkembangan informasi ilmiah yang ada di negara Indonesia. SINTA sebagai alat ukur perkembangan literasi ilmiah tidak dapat dilepaskan dari jeratan lingkaran setan ini. Kasus-kasus terhadap manipulasi dokumen dalam scopus tidak dapat dihindarkan.

Imperialisme akademik.

perkembangan kapitalisme yang semakin menderu ini tentu tidak dapat dihindarkan berbenturan juga dengan dunia ilmiah akademik. Istilah ini mungkin yang dianggap tepat untuk mewakili kondisi perkembangan akademik bangsa Indonesia dalam konteks pasca kolonial. Neoimperialisme akademik digambarkan dengan aspek-aspek ketergantungan terhadap ide, media, teknologi, dana dan pengakuan asing. Kualitas artikel menjadi diimagekan berdasarkan di mana artikel tersebut terindeks bukan dilihat pada naskah artikel itu sendiri.seolah-olah jika artikel sudah terindeks scopus maka tulisan itu menjadi Magnum opus dan berhak dijadikan dalih untuk menjadi guru besar.
Di tengah kondisi ini deklarasi DORA yang di luncurkan di san Fransisco tahun 2012 mungkin menjadi jawaban menarik untuk didiskusikan. Dalam deklarasi tersebut menghimbau agar setiap hasil karya penelitian perlu dinilai dengan membaca karya itu bukan dilihat dari tempat di terbitkannya. Sistem tertutup scopus malah dimungkinkan dapat dimanipulasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Membangun budaya ilmiah yang sebenarnya

Tulisan ini bukan disengaja untuk memberikan pandangan pesimistis terhadap perkembangan akademik di depan. Namun tulisan sederhana ini pengen memberikan perspektif baru tentang literasi akademik. Bukankah peradaban yang maju selalu ditandai dengan pesatnya literasi akademik yang berkembang era itu.
Untuk itu kita wajib membangun perspektif yang tepat terkait dengan literasi akademik. Kebijakan terkait dengan scopus di lingkungan kemenristekdikti sudah banyak dikritik.tulisan-tulisan yang secara pedas menggunjing scopus ini sudah banyak beredar di dunia maya. Sistem perjurnalan kita harus dievaluasi secara menyeluruh. kebijakan tentang jurnal internasional sebagai bagian dari cara kemenristekdikti mengembangkan ilmu pengetahuan harus didudukkan sesuai dengan konsepsi keterbukaan dan keadilan sosial. Kita harus segera berbenah,jika tidak maka kita akan terus saja terjerumus dalam kubangan akademik dan komersialisasi ilmiah ini.


http://slot.piipers.hemsida.eu/ http://slot-game.piipers.hemsida.eu/ https://publications.thapar.edu/plugins/slot88/ https://philparsons.co.uk/ https://omatsuri.co.jp/ http://room.eco.ku.ac.th/images/slot-deposit-pulsa/ https://chair.rmu.ac.th/media/images/link-gacor/ https://exams2.mehe.gov.lb/ https://mobileapp.iom.int/ https://uts.com.pk/slot-gacor-online/ https://devinscricao.uniritter.edu.br/ https://ilxl.ecs.fullerton.edu/wp-includes/ https://librarydirectory.dpi.wi.gov/ https://mctrans.ce.ufl.edu/wp-includes/assets/slot-gacor/ https://weatheraidev-trafficmanager.accuweather.com/ https://engineering.news.com.au/ https://weddinglovely.com/ http://situs-slot.piipers.hemsida.eu/ https://cmder.net/ http://judi-slot.piipers.hemsida.eu/ https://onokumus.com/ http://mycollab.com/ http://pg-slot.piipers.hemsida.eu/ http://slot-pulsa.piipers.hemsida.eu/ http://judi-slot-online.piipers.hemsida.eu/ https://mctrans.ce.ufl.edu/wp-includes/sitemaps/ http://judi-online.piipers.hemsida.eu/ https://shibboleth.csustan.edu/ http://slot-terpercaya.piipers.hemsida.eu/ http://slot-pragmatic.piipers.hemsida.eu/ http://data.withinwindows.com/ http://implbits.com/ http://ciudadanointeligente.org/ http://bocabit.elcomerciodigital.com/ https://onlineprd.uncg.edu/ https://piipers.hemsida.eu/ http://tesismapantropologia.izt.uam.mx/images/-/slot-gacor/ http://geografiahumana.izt.uam.mx/wp-includes/images/-/slot-gacor/ https://mctrans.ce.ufl.edu/wp-content/uploads/2022/slot-demo/ http://economiafinanciera.izt.uam.mx/wp-includes/sitemaps/-/situs-slot-online/ http://imaginariosyrepresentaciones.izt.uam.mx/wp-includes/images/media/slot-terbaik/ http://moeduniv.izt.uam.mx/wp-includes/Requests/slot/ http://www.coloquiodeadministracion.izt.uam.mx/wp-includes/css/slot-online/ http://slot-gacor.piipers.hemsida.eu/ https://ulakumina.unilever.com/ http://chipmeup.pokernews.com/ https://duedex.com/ https://vtuber.damonge.com/ http://pragmatic.piipers.hemsida.eu/ https://srollins.cs.usfca.edu/ https://vp.becode.org/ https://spotspot.wstone.io/ https://changelog.itrackbites.com/ http://2016.gopherconbr.org/ "http://situs-slot-online.piipers.hemsida.eu/ http://docs.aptana.com/ https://data.hudson.com/ http://schdt2.microsoft.com/ http://schom2.microsoft.com/ https://magento234.webkul.com/