Penelitian Kausal Komparatif

Penelitian kausal komparatif merupakan penelitian yang diarahkan untuk menyelidiki hubungan sebab-akibat berdasarkan pengamatan terhadap akibat yang terjadi dan mencari faktor yang menjadi penyebab melalui data yang dikumpulkan. Dalam penelitian ini pendekatan dasarnya adalah dimulai dengan adanya perbedaan dua kelompok dan kemudian mencari faktor yang mungkin menjadi penyebab atau akibat dari perbedaan tersebut. Dalam hal ini ada unsur yang membandingkan antara dua atau lebih variabel.

Rancangan Penelitian Kausal Komparatif

Penelitian kausal komparatif merupakan kegiatan penelitian yang berusaha mencari informasi tentang mengapa terjadi hubungan sebab-akibat dan peneliti berusaha melacak kembali hubungan tersebut. Ciri ciri pokok penelitian kausal komparatif bersifat ex post facto, artinya data dikumpulkan setelah semua kejadian yang dipersoalkan berlangsung (telah berlalu). Penelitian mengambil satu atau lebih akibat (sebagai dependent variables) dan menguji data itu dengan menelusuri kembali ke masa lampau untuk mencari sebab-sebab, saling hubungan dan maknanya dan cenderung mengandalkan data kuantitatif. Penelitian expost facto mempunyai langkah penting sebagai berikut :

  • Mengidentifikasi adanya permasalahan yang signifikan untuk dipecahkan melalui metode expost facto.
  • Membatasi dan merumuskan permasalahan secara
  • Menentukan tujuan dan manfaat
  • Melakukan studi pustaka yang berkaitan dengan permasalahan penelitian
  • Menentukan kerangka berpikir, pertanyaan penelitian, dan hipotesis
  • Mendesain metode penelitian yang hendak digunakan termasuk dalam ini menentukan populasi, sampel, teknik sampling, menentukkan instrumen pengumpul data, dan menganalisis
  • Mengumpulkan, mengorganisasi, dan menganalisis data dengan menggunakan perhitungan statistik yang relevan
  • Membuat laporan

Metode Penelitian Kausal Komparatif

Menurur Emzir (2010) penelitian kausal komparatif dilakukan dalam lima tahap yakni, (1) merumuskan masalah, (2) menentukan kelompok yang memiliki karakteristik yang ingin diteliti, (3) pemilihan kelompok pembanding, (4) pengumpulan data, dan (5) analisis data. Pemilihan kelompok pembanding, dengan mempertimbangkan karakreristik atau pengalaman yang membedakan kelompok yang harus jelas dan didefinisikan secara operasioanal (masing-masing kelompok mewakili populasi yang berbeda). Mengontrol variabel ekstra untuk membantu menjamin kesamaan kedua kelompok. Hal ini dapat dilakukan dengan:

  • Pemadanan pasangan yang adil pada anggota dari kedua kelompok;
  • Membandingkan sub-subkelompok yang sama (misalnya, tinggi, menengah, dan rendah). Analisis faktor yang memungkinkan perbandingan statistik dari variabel bebas dan variabel kontrol secara bersama-sama dalam
  • Menyamakan kedua kelompok secara setatistik dengan covarying variabel penelitian.

Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen penelitian yang memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas.

Analisis data dimulai dengan analisis statistik deskriptif menghitung rata-rata dan simpangan baku. Selanjutnya dilakukan analisis yang lebih mendalam dengan statistik inferensial.

  • Menggunakan t-tes untuk melihat rata-rata (mean) pada kedua
  • Menggunakan ANAVA (analysis of varians) uuntuk melihat perbedaan rata-rata untuk tiga kelompok atau
  • Menggunakan square test atau chi-kuadrat untuk membandingkan frekuensi kelompok (jika peristiwa muncul lebih sering dalam satu kelompok).

Rumusan Masalah Penelitian Kausal Komparatif

Berikut adalah beberapa contoh dari berbagai jenis penelitian kausal komparatif :

Tipe 1: Eksplorasi akibat (variabel terikat) disebabkan oleh keanggotaan dalam kelompok tertentu

  • Pertanyaan: Apakah ada perbedaan kemampuan yang disebabkan oleh gender?
  • Hipotesis: Wanita memiliki kemampuan linguistik yang lebih besar daripada laki-laki.

Tipe 2: Eksplorasi penyebab (variabel bebas) keanggotaan kelompok

  • Pertanyaan: Apa yang menyebabkan individu untuk bergabung dalam geng? Hipotesis: Individu yang menjadi anggota geng memiliki kepribadian lebih agresif daripada individu yang bukan anggota geng.

Tipe 3: Eksplorasi dampak (tergantung variabel) dari intervensi

  • Pertanyaan: Bagaimana siswa yang diajarkan dengan Metode inquiri bereaksi terhadap propaganda?
  • Hipotesis: Siswa yang diajarkan dengan metode inquiri yang lebih kritis terhadap propaganda dari pada mereka yang diajarkan dengan metode ceramah.

Tujuan Penelitian Kausal Komparatif

Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki kemungkinan hubungan sebab-akibat berdasarkan atas pengamatan terhadap akibat yang ada, dan mencari kembali fakta yang mungkin menjadi penyebab melalui data tertentu.

Tinjauan Pustaka

Selanjutnya melakukan studi pustaka mencari dasar untuk mendapatkan landasan teori, kerangka berpikir dan penentuan hipotesis. Sumber tinjauan pustaka dapat diperoleh dari jurnal, laporan hasil penelitian, majalah ilmiah, surat kabar, buku yang relevan, hasil-hasil seminar, artikel ilmiah dan narasumber.

Teknik dan Analisis Data Penelitian Kausal Komparatif

  • Prosedur Pengumpulan Data

Prosedur pengumpulan data dapat dilakukan dengan mulanya menentukan populasi, sampel, variabel bebas, variabel terikat, kemudian pengambilan data berupa angket dan dokumentasi, pengambilan sampel, proses pengolahan data kemudian kesimpulan hasil yang diperoleh. Prosedur dapat dilihat pada bagan berikut:

 

  1. Analisis dan Interpretasi
    • Normalitas

Bertujuan untuk mengukur apakah data dalam penelitian berdistribusi normal atau tidak. Dengan kata lain, keadaan data berdistribusi normal merupakan sebuah persyaratan yang harus dipenuhi, perhitungannya menggunakan tipe goodeness-of fit, yaitu tes binomial, tes satu sampel analisis Chi Kuadrat (χ2), atau tes satu sampel Kolmogorov-Smirnov. Berikut langkah perhitungan liliefors. Langkah-langkah :

  1. Tentukan nilai galat baku (Y- Ŷ)
  2. Susun galat baku dengan nilai berurut dan tentukan Nilai L hitung maksimum
 

No,

 

Xi

 

F

 

Fkum

 

Zi

 

Z tabel

 

F(Zi)

 

S(Zi)

F(Zi) –

S(Zi)

                 

Xi          = Skor data galat baku taksiran (Y – Ŷ)

Zi          = Skor baku

F(Zi)      = Harga peluang

  • Jika nilai Zi negatif,

F(Zi)      = 0,5 – nilai Z tabel

  • Jika nilai Zi positif,

F(Zi)      = 0,5 + nilai Z tabel

S(Zi)      = Harga proporsi (F kum/N)

  • Uji Heteroskedatisitas

Bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan varian dari residu satu pengamatan ke pengamatan yang lain dengan metode uji glejser. Jika variabel independen secara signifikan secara statistik tidak mempengaruhi variabel dependen, maka tidak terdapat indikasi terjadi heteroskedastisitas. Hal ini dapat dilihat apabila dari probabilitas signifikansinya di atas tingkat kepercayaan 5% (Imam Ghozali, 2009: 129). Glejser menyarankan   untuk    meregresi    nilai    absolut    dari ei    terhadap variabel X(variabel bebas) yang diperkirakan mempunyai hubungan yang erat dengan δi 2 dengan menggunakan rumus perhitungan sebagai berikut.

Di mana:

[ei] merupakan penyimpangan residual dan Xi merupakan variabel bebas.

  • Uji Multikolinearitas

Bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi ditemukan adanya korelasi antarvariabel bebas (independen) dengan melihat nilai Tolerance Value dan Variance Inflation Factor (VIF). Tolerance Value mengukur variabilitas variabel independen yang terpilih yang tidak dijelaskan oleh variabel independen lainnya. Jadi, nilai tolerance yang rendah sama dengan nilai VIF tinggi karena VIF = 1/Tolerance Value). Nilai yang umum dipakai untuk menunjukkan adanya mulitkolonieritas adalah nilai Tolerance Value < 0,01 atau sama dengan nilai VIF > 10 maka tidak terjadi multikolineritas antara variabel independennya (Imam Ghozali, 2009: 96). Uji hipotesis dapat dilakukan apabila koefisien antarvariabel bebas mempunyai harga di bawah 0, 80 (tidak terjadi kolinieritas).

  • Uji Autokorelasi

Uji autokorelasi merupakan pengujian asumsi dalam regresi dimana variabel dependend tidak berkorelasi dengan dirinya sendiri. Maksud korelasi dengan diri sendiri adalah bahwa nilai dari variabel dependen tidak berhubungan dengan nilai variabel itu sendiri, baik nilai variabel sebelumnya atau nilai periode sesudahnya.

Dasar pengambilan keputusannya adalah sebagai berikut:

  • Angka D-W di bawah -2 berarti ada autokorelasi
  • Angka D-W diantara -2 sampai +2 berarti tidak ada
  • Angka D-W di atas +2 berarti ada autokorelasi

Jenis instrumen yang dapat digunakan dalam penelitian kausal-komparatif meliputi tes prestasi, kuesioner, jadwal wawancara, sikap tindakan, pengamatan. Adapun menurut Gay dalam Emzir (2010:127-129) desain dasar penelitian kausal komparatif adalah sangat sederhana, dan walaupun variabel bebas tidak dimanipulasi, ada prosedur kontrol yang dapat diterapkan. Studi kausal komparatif juga melibatkan variasi teknik statistik yang luas.

Kasus Kelompok Variabel bebas Variabel terikat
A (E)

(K)

(X) 0

0

Atau
Kasus Kelompok Variabel bebas Variabel terikat
B (E)

(K)

(X1)

(X2)

0

0

Keterangan :

(E) = kelompok eksperimental, () menunjukan tidak ada manipulasi

(K) = kelompok kontrol

(X) = variabel bebas

0    = variabel terikat

Validasi dan Reliabilitas

  • Validitas

Validitas adalah ketepatan dan kecermatan alat ukur dalam melakukan fungsi ukurnya. Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat- tingkat kevalidan atau kesahihan suatu instrumen. Suatu instrument yang valid atau sahih mempunyai validitas yang tinggi. Sebaliknya instrumen yang kurang valid berarti memiliki validitas yang rendah. Instrument dikatakan valid jika dapat mengungkapkan data dari variabel yang diteliti secara tepat. Dikatakan valid ketika alat tersebut mampu menjalankan fungsi ukurnya, atau memberikan hasil ukur, yang sesuai dengan maksud  dilakukannya pengukuran tersebut.

Sebuah instrumen memiliki validitas yang tinggi apabila butir-butir yang membentuk instrumen tersebut tidak menyimpang dari fungsi instrumen. Adapun instrumen yang memiliki validitas yang tinggi pula jika faktor- faktor yang merupakan bagian dari instrumen tersebut tidak menyimpang dari fungsi instrumen. Jadi, peneliti harus teliti dalam merumuskan butir-butir pertanyaan yang didasarkan dari adanya indikator- indikator instrumen yang ada.

  • Reliabilitas

Reliabilitas dapat menggunakan metode konsistensi internal, yaitu hanya memerlukan satu kali penyajian tes, sehingga masalah yang timbul ak ibat penyajian yang berulang dapat dihindari. Pengujian realiabilitas instrumen menggunakan teknik alpha Cronbach melalui scale reliability dan perlakuan terhadap butir gugur menggunakan SPSS for windows versi 16.

http://slot.piipers.hemsida.eu/ http://slot-game.piipers.hemsida.eu/ https://publications.thapar.edu/plugins/slot88/ https://philparsons.co.uk/ https://omatsuri.co.jp/ http://room.eco.ku.ac.th/images/slot-deposit-pulsa/ https://chair.rmu.ac.th/media/images/link-gacor/ https://exams2.mehe.gov.lb/ https://mobileapp.iom.int/ https://uts.com.pk/slot-gacor-online/ https://devinscricao.uniritter.edu.br/ https://ilxl.ecs.fullerton.edu/wp-includes/ https://librarydirectory.dpi.wi.gov/ https://mctrans.ce.ufl.edu/wp-includes/assets/slot-gacor/ https://weatheraidev-trafficmanager.accuweather.com/ https://engineering.news.com.au/ https://weddinglovely.com/ http://situs-slot.piipers.hemsida.eu/ https://cmder.net/ http://judi-slot.piipers.hemsida.eu/ https://onokumus.com/ http://mycollab.com/ http://pg-slot.piipers.hemsida.eu/ http://slot-pulsa.piipers.hemsida.eu/ http://judi-slot-online.piipers.hemsida.eu/ https://mctrans.ce.ufl.edu/wp-includes/sitemaps/ http://judi-online.piipers.hemsida.eu/ https://shibboleth.csustan.edu/ http://slot-terpercaya.piipers.hemsida.eu/ http://slot-pragmatic.piipers.hemsida.eu/ http://data.withinwindows.com/ http://implbits.com/ http://ciudadanointeligente.org/ http://bocabit.elcomerciodigital.com/ https://onlineprd.uncg.edu/ https://piipers.hemsida.eu/ http://tesismapantropologia.izt.uam.mx/images/-/slot-gacor/ http://geografiahumana.izt.uam.mx/wp-includes/images/-/slot-gacor/ https://mctrans.ce.ufl.edu/wp-content/uploads/2022/slot-demo/ http://economiafinanciera.izt.uam.mx/wp-includes/sitemaps/-/situs-slot-online/ http://imaginariosyrepresentaciones.izt.uam.mx/wp-includes/images/media/slot-terbaik/ http://moeduniv.izt.uam.mx/wp-includes/Requests/slot/ http://www.coloquiodeadministracion.izt.uam.mx/wp-includes/css/slot-online/ http://slot-gacor.piipers.hemsida.eu/ https://ulakumina.unilever.com/ http://chipmeup.pokernews.com/ https://duedex.com/ https://vtuber.damonge.com/ http://pragmatic.piipers.hemsida.eu/ https://srollins.cs.usfca.edu/ https://vp.becode.org/ https://spotspot.wstone.io/ https://changelog.itrackbites.com/ http://2016.gopherconbr.org/ "http://situs-slot-online.piipers.hemsida.eu/ http://docs.aptana.com/ https://data.hudson.com/ http://schdt2.microsoft.com/ http://schom2.microsoft.com/ https://magento234.webkul.com/