Sejarah Sebagai Perkembangan ke Arah Kemerdekaan

 

Inti filsafat sejarah Hegel adalah bahwa ia memahami sejarah sebagai gerak perkembangan ke arah kemerdekaan yang semakin besar. Dobrakan yang menentukan ditemukan Hegel pada agama, bagi Hegel inti munculnya agama kristiani adalah masuknya paham subjektivitas. Maksuk paham subjektivitas bahwa manusia memahami diri dan dunia dari dari dalam, sebagai kesadaran diri subjektif, jadi sebagai subjek, bukan menjadi objek. Nilai manusia tidak ditentukan dari kuantitas atau unsur lahiriah melainkan dalam sikap batin pribadi. Dengan demkian manusia individual memahami diri sebagai persona, artinya sebagai pusat pengertian dan kebebasan yang mengandung tanggung jawab pribadi. Setiap orang sebagai manusia bernilai pada dirinya sendiri.

HUKUM, MORALITAS DAN SITTLICHKEIT

Bagi hegel kebebasan manusia bukan sekedar sikap otonomi batin, melinkan merupakan hakikat seluruh kerangka sosial di dalamnya manusia merealisasikan diri. Itu berarti bahwa kebebasan harus terungkap dalam tiga lembaga yang satu sama lain berhubungan secara dialektis, yaitu hukum, moralitas individu dan tatanan sosial-moral `sittlichkeit`. Tiga lembaga ini merupakan tiga tahap pengembangan gagasan kehendak yang pada dirinya sendiri dan bagi dirinya sendiri bebas. Urutan antara tiga lembaga itu adalah urutan perealisasian kemerdekaan yang semakin konkret. Kemrdekaan mulai menjadi nyata dalam sistem hukum modern, menjadi lebih real dalam kedalaman suara hati setiap anggota masyarakat, dan mencapai kesempurnaannya dalam tatanan sosial-moral yang dijamin negara.

  1. Hukum

Contoh utama hukum adalah hak milik pribadi. Dalam hak milik pribadi kebebasan  kehendak diakui oleh karena benda yang merupakan hak milpak seseorang diakui dan dijamin sebagai itu. Menjadi milik berarti meletakan kehendaknya ke dalam kehendaknya ke dalam benda itu. Maka pengakuan hak milik pribadi sebagai hak hukum merupakan pengakuan terhadap kehendak persona itu. Maka hak milik itu adalah lingkaran luar kebebasan persona . kebebasan di sini mempunyai eksistensi dalam bentuk  keharusan hukum: jadilah persona dan hormatilah orang-orang lain sebagai persona. Dimana persona disini berarti pemilik kedudukan hukum.

Akan tetapi eksistensi lahiriah kebebasan ini  yang tertidiri semata-mata dalam pengakuan hak milik sebagai benda tempat seseorang  persona meletakan kehendaknya itu masih merupakan eksistensi yang kurang sesuai karena di dalamnya kebebasan jauh terlalu abstrak. Demikian karena hukum tidak mempedulikan kekhususan persona yang bersangkutan . hukum adalah semata-mata formal dan oleh karena itu kepentingan khusus, keuntungan saya atau kesejahteraan saya tidak masuk perhitungan, begitu pula tidak ada yang secara khusus menggerakan kehendak saya, pengertian dan maksud.

Oleh karena itu kebebasan, meskipun memperoleh pengakuan dalam hukum , namun tidak berhenti padanya. Untuk mencapai kebebasan, manusia harus menegasi hukum. Ia harus mengembangkan moralitas.

  1. Moralitas

Moralitas adalah negasi dialektik hukum. Subjek yang bermoral tidak tunduk pada hukum yang dipasang di luar, kant menyebut sikap ini heteronomi, melainkan kepada hukum yang disadari dalam hati. Maka dalam moralitas manusia menjadi bebas dari heteronomi. Ia hanya tunduk terhadap hukum yang diyakininya sendiri. Dalam menaati hukum moral ia identik dengan dirinya sendiri karena hukum itu adalah hukum yang diyakininya sendiri.

Orang yang bermoral bertekad mengikuti suara hati. Atas nama suara hati ia berani menentang segala hukum dari luar. Ia bebes terhadapnya. Hukum luar kehilangan daya paksanya. Dalam bahasa lebih teknis, hegel menulis bahwa moralitas adalah lingkaran kehendak subjektif yang mempertahankan diri secara otonom berhadapan dengan seluruh dunia luar. Maka kebebasan sekarang tidak lagi terikat pada sebuah benda, pada milik, melainkan hanya dapat menjadi nyata dalam kehendak sebagai kehendak subjektif.

  1. Sittlichkeit

Akan tetapi menurut hegel moralitas pun masih merupakan sikap abstrak karena moralitas tinggal dalam kebatinan murni dan tidak mengacu pada struktur-struktur objektif dunia sosial lahir. Hegel menuduh kant jatuh ke dalam formalisme kosong yang merendahkan ilmu moral menjadi omongan tentang kewajiban demi kewajiban. Kewajiban dalam dirinya sendiri adalah kosong. Manakah kewajiban-kewajiban manusia tidak dapat disimpulkan hanya dari universalisme kewajiban moral. Tidak cukup mengatakan kepada seseorang”ikutilah suara hatimu” , karena suara hati  sendiri masih memerlukan orientasi. Suara hati hanya membunyikan perintah untuk melakukan apa yang benar. Tetapi: yang benar itu apa? Menurut Hegel yang bener adalah yang rasional dan yang rasional itu digariskan melalui struktur realitas sosial. Bidang itu oleh Hegel disebut “sittlichkeit”, tatana sosial-moral.

Bidang sittlichkeit pada pokoknya ditentukan oleh tiga lingkungan hidup manusia: keluarga, masyarakat luas, dan negara. Tiga tatanan itu disebut sittlichkeit atau tatanan sosial-moral karena mereka menentukan , bagaimana individu harus berbuat  sebagai makhluk moral. Jadi menurut Hegel pada umumnya manusia akan bertindak secara moral apabila ia mengambil orientasi dari norma-norma kehidupan keluarga, masyarakat, dan negara.

Ajaran hegel ini termasuk ajaranya yang banyak disalahpahami. Hegel sendiri yang bersalah , kalau ia yang yang menulis “ tak ada lain selain yang harus dilakukan individu daripada apayang yang digariskan , diungkapkan kepadanya, dan dimengertinya dalam keadaan sosialnya”. Kalimat ini dapat saja disalahpahami seakan-akan moralitas terdiri dalam mengikuti norma-norma masyarakat yang berssangkutan. Mirip dengan pengertian Dirkheim kemudian. Hal itu akan berarti bahwa Hegel kembali kepada heteronomi moral yang sudah diatasi oleh Kant.

Bila kita benear-benar menelisik apa yang sebenarnya diandaikan oleh Hegel, kita akan menemukan pemahaman yang berbeda. Konsepsi Hegel tentang sittlichkrit berdasarkan pengandaian, bahwa bidang-bidang objektif hidup masyarakat,, yang dirangkum sebagai keluarga, masyarakat, dan negara, sudah mempunyai struktur yang merealisasikan kebebasan. Oleh karena itu apabila individu bertindak sesuai dengan struktur-struktur itu, ia merealisasikan kebebasannya sendiri.

http://slot.piipers.hemsida.eu/ http://slot-game.piipers.hemsida.eu/ https://publications.thapar.edu/plugins/slot88/ https://philparsons.co.uk/ https://omatsuri.co.jp/ http://room.eco.ku.ac.th/images/slot-deposit-pulsa/ https://chair.rmu.ac.th/media/images/link-gacor/ https://exams2.mehe.gov.lb/ https://mobileapp.iom.int/ https://uts.com.pk/slot-gacor-online/ https://devinscricao.uniritter.edu.br/ https://ilxl.ecs.fullerton.edu/wp-includes/ https://librarydirectory.dpi.wi.gov/ https://mctrans.ce.ufl.edu/wp-includes/assets/slot-gacor/ https://weatheraidev-trafficmanager.accuweather.com/ https://engineering.news.com.au/ https://weddinglovely.com/ http://situs-slot.piipers.hemsida.eu/ https://cmder.net/ http://judi-slot.piipers.hemsida.eu/ https://onokumus.com/ http://mycollab.com/ http://pg-slot.piipers.hemsida.eu/ http://slot-pulsa.piipers.hemsida.eu/ http://judi-slot-online.piipers.hemsida.eu/ https://mctrans.ce.ufl.edu/wp-includes/sitemaps/ http://judi-online.piipers.hemsida.eu/ https://shibboleth.csustan.edu/ http://slot-terpercaya.piipers.hemsida.eu/ http://slot-pragmatic.piipers.hemsida.eu/ http://data.withinwindows.com/ http://implbits.com/ http://ciudadanointeligente.org/ http://bocabit.elcomerciodigital.com/ https://onlineprd.uncg.edu/ https://piipers.hemsida.eu/ http://tesismapantropologia.izt.uam.mx/images/-/slot-gacor/ http://geografiahumana.izt.uam.mx/wp-includes/images/-/slot-gacor/ https://mctrans.ce.ufl.edu/wp-content/uploads/2022/slot-demo/ http://economiafinanciera.izt.uam.mx/wp-includes/sitemaps/-/situs-slot-online/ http://imaginariosyrepresentaciones.izt.uam.mx/wp-includes/images/media/slot-terbaik/ http://moeduniv.izt.uam.mx/wp-includes/Requests/slot/ http://www.coloquiodeadministracion.izt.uam.mx/wp-includes/css/slot-online/ http://slot-gacor.piipers.hemsida.eu/ https://ulakumina.unilever.com/ http://chipmeup.pokernews.com/ https://duedex.com/ https://vtuber.damonge.com/ http://pragmatic.piipers.hemsida.eu/ https://srollins.cs.usfca.edu/ https://vp.becode.org/ https://spotspot.wstone.io/ https://changelog.itrackbites.com/ http://2016.gopherconbr.org/ "http://situs-slot-online.piipers.hemsida.eu/ http://docs.aptana.com/ https://data.hudson.com/ http://schdt2.microsoft.com/ http://schom2.microsoft.com/ https://magento234.webkul.com/