Teknik dan Analisis Data Penelitian Kualitatif

Prosedur Perekaman Data

Teknik pengumpulan data merupakan langkah utama dalam sebuah penelitian karena pada langkah ini akan menentukan bagaimana seorang peneliti akan mendapatkan data sesuai yang dibutuhkan serta sesuai dengan prosedur yang diterapkan. Berbicara tentang sumber data, terdapat dua macam yaitu sumber primer dan sumber sekunder. Sumber primer adalah sumber data yang langsung memberikan data kepada pengempul data, dan sumber sekunder merupakan sumber data yang tidak langsung memberikan data kepada pengempul data misalnya melalui pihak kedua atau ketiga atau melalui dokumen. Apabila dilihat dari segi cara atau teknik terdapat empat macam teknik pengumpulan data yaitu dapat diamati melalui gambar dibawah ini:

Gambar 1. Macam-Macam Teknik Pengumpulan Data

 

Teknik Pengumpulan Data dengan Observasi

Jenis teknik pengumpulan data pertama pada penelitian kualitatif yaitu dengan cara observasi. Observasi ialah teknik pengumpulan data berdasarkan fakta secara langsung. Menurut Sprandley sebagaimana yang dikuti oleh Sugiono obyek yang digunakan dalam penelitian kualitatif adalah situasi sosial yang terdiri dari tempat, pelaku dan kegiatan. Sebagai contoh terdapat seorang peneliti yang akan melakukan pengamatan tentang efektivitas metode pembelajaran snawball throwing maka pada saat berlangsungnya observasi peneliti menentukan tempatnya di sekolah, pelakunya adalah guru dan siswa lalu kegiatannya adalah proses belajar mengajar, manajemen waktu dan lain sebagainya.



Teknik pengumpulan data menggunakan cara observasi diklasifikasikan menjadi tiga macam yaitu:

Gambar 2. Macam-macam Teknik Observasi

Penjelasan bagan di atas:

  • Observasi Partisipatif

Dalam jenis observasi ini peneliti terlibat dalam kegiatan sehari-hari orang yang menjadi sumber data penelitiannya.

  • Observasi Terus Terang atau Tersamar

Berbeda dengan jenis observasi yang pertama, observasi dengan jenis ini peneliti menyatakan dengan terus terang kepada sumber data bahwa ia sedang melakukan penelitian, dengan kata lain sumber data mengetahui aktivitas peneliti dari awal sampai akhir. Namun, adakalanya peneliti mencoba dengan mode samar-samar untuk menghindari apabila terdapat data yang dirahasiakan.

  • Observasi Tak Terstruktur

Apabila seorang peneliti menggunakan metode observasi ini, berarti peneliti menetapkan prinsip bahwa fokus observasi nanti akan terus berkembang seiring berjalannya kegiatan observasi.

Dari penjelasan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa manfaat peneliti menggunakan teknik pengumpulan dengan cara observasi ialah peneliti akan lebih dapat memahami konteks data secara komperhensif, dikarenakan peneliti terlibat langsung dalam kegiatan sehari-hari.

 Teknik Pengumpulan Data dengan Wawancara

Esterbag menggambarkan wawancara adalah pertemuan dua orang untuk bertukar informasi dan ide melalui tanya jawab sehingga dapat di konstruksikan makna dalam suatu topik tertentu. Wawancara menjadi jatung pada penelitian sosial karena dalam teknik ini peneliti ingin mengetahui secara terkait topik fenomena yang akan diteliti dimana hasil tersebut tidak hanya di dapatkan dengan langkah observasi. Prosedur ketika peneliti akan melakukan wawancara maka harus pertama menetapkan narasumber terlebih dahulu, pada point ini peneliti diwajibkan memiliki deskripsi narasumber yang akan digunakan dalam pengumpulan data, menyiapkan pokok-pokok masalah yang akan menjadi topik pembicaraan, membuka alur wawancara dengan terlebih dahulu memohon izin untuk meminta waktunya agar dapat terlibat dalam proses pengambilan data ini, melangsungkan wawancara dengan berbahasa sopan, mengkonfirmasikan hasil wawancara dan mengakhirinya, menuliskan hasil wawancara ke data lapangan, terakhir mengidentifikasikan tindak lanjut hasil wawancara yang telah diperoleh.

Macam-macam teknik wawancara terbagi menjadi dua yaitu wawancar terstruktur, wawancara semistruktur, dan wawancara tidak terstruktur. Perbedaan terkait ketiga macam jenis wawancara akan digambarkan langsung pada bagan dibawah ini:

Gambar 3.  Perbedaan Antara Jenis Wawancara

Setelah peneliti menetapkan jenis wawancara mana yang akan digunakan, selanjutnya data yang telah berhasil didapatkan peneliti di rangkum untuk dipilah mana sekiranya data yang dianggap penting dan mana yang tidak serta di klasifikasikan. Untuk itu, dalam perangkuman hasil wawancara di tuntut untuk menuliskannya secara sistematik.

Teknik Pengumpulan Data dengan Dokumentasi

Dokumentasi merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu, biasanya dapat berupa tulisan, gambar, atau karya-karya momumental dari seseorang. Tidak menutup kemungkinan dokumentasipun dapat berupa tulisan seperti cacatan sejarah, biografi, peraturan, dan kebijakan. Studi dokumntasi biasanya digunakan peneliti untuk menjadi penguat dalam penggunaan metode pengambilan data. Karena hasil penelitian seseorang akan lebih dianggap kredibel apabila dapat menyertakan dokumntasi di dalamnya.

  • Triangulasi

Teknik pengambilan data ini, triangulasi dapat dikatakan sebagai teknik yang menggabungkan dari berbagai teknik yang telah disebutkan di atas. Apabila seorang peneliti menggunakan triangulasi dalam teknik pengambilan datanya berarti peneliti ingin menguji dan mengecek tingkat kredibilitas dari data yang digunakan. Sebagai contoh peneliti menggunakan teknik observasi partisipatif, lalu menggunakan wawancara tidak struktur dan menggunakan teknik dokumntasi untuk memperkuat dari data yang didapatkan secara serempak dengan tujuan agar data yang didapatkan kredibel dan tidak terjadi kontradiksi.


Analisis dan Interpretasi

Analisis data dalam penelitian kualitatif bertujuan untuk mencari serta menyusun secara sistematis data yang telah terkumpul dari observasi, wawancara, catatan lapangan dapat lebih mudah untuk difahami serta dapat diinformasikan kepada orang lain. Analisis data penelitin kualitatif bersifat induktif artinya data yang diperoleh selanjutkan akan dikembangkan kedalam hipotesis lalu dapat disimpulkan apakah hipotesis dalam penelitian ini diterima atau ditolak berdasarkan data yang sudah terkumpul. Terdapat catatan khusus apabila teknik pengambilan data menggunakan triangulasi serta tingkat kredibilitas data tinggi serta hipotesis diterima makan hasil penelitian tersebut dapat menjadi output sebuah teori. Analisis data pada penelitian kualitatif terbagi menjadi

  • Analisis Sebelum di Lapangan

Maksud dari analisis sebelum di lapangan merupakan studi pendahuluan agar mendapatkan data sekunder untuk menetukan fokus penelitian, namun fokus penelitian ini masih bersifat sementara.

  • Analisis Selama di Lapangan dengan Model Miles dan Huberman

Analisis dengan menggunakan model ini terbagi menjadi beberapan tahapan yaitu reduksi data yaitu merangkum data yang dianggap penting dan membuang yang tidak perlu. Setelah di reduksi langkah selanjutnya adalah mendisplay data, Miles dan Huberman data kualitatif biasanya mendisplay data dengan cara naratif yang berisikan tentang uraian tentang pola dan hubungan antar variabel. Langkah selanjutnya yaitu Penarikan kesimpulan dan verifikasi.

  • Analisis Data Selama di Lapangan dengan Model Spradley

Analisis menggunakan model ini memiliki tahapan sebagai berikut:

  1. Memilih situasi sosial (place, actor, activity)
  2. Melaksanakan observasi partisipan
  3. Mencatat hasil observasi dan wawancara
  4. Melakukan observasi deskriptif
  5. Melakukan analisis domain
  6. Melakukan observasi terfokus
  7. Melaksanakan analisis taksonomi
  8. Melakukan observasi terseleksi
  9. Melakukan analisis komponensial
  10. Melakukan analisis tema
  11. Temuan budaya
  12. Menulis laporan penelitian kualitatif

Validasi dan Reabilitas

Uji validasi bertujuan agar mengukur berapa besar tingkat ketepatan antara data yang terjadi pada obyek penelitian dengan daya yang dapat dilaporkan oleh peneliti. Data valid berarti data yang tidak berbeda antara data yang dilaporkan peneliti dengan data yang terjadi di lapangan. Reabilitas merupakan derajat konsistensi dan stabilitas data. Validitas Internal adalah berkenaan dengan derajat akurasi desain penelitian dengan hasil yang dicapai. Validitas eksternal berkenaan derajat akurasi apakah hasil penelitian dapat digenerasikan atau ditetapkan sampel. Data yang obyektif berarti data tersebut disepakati banyak orang. Perbedaan istilah dalam pengujian keabsahan data antara metode kualitatif dan kuantitatif.

 

DAFTAR PUSTAKA

Creswell, J.W. (2012). Educational Research: Planning, Conducting and Evaluating Quantitative and Qualitative Research (4th ed.). Lincoln: University of Nebraska.

Moleong, L.J. (2002). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sanjaya, W. (2013). Penelitian Pendidikan: Jenis, Metode dan Prosedur. Jakarta: PT Kencana Prenada Media.

Sugiyono. (2005). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development/ R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukmadinata, N.S. (2013). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Raco, J.R. (2010). Metode Penelitian Kualitatif: Jenis, Karakteristik dan Keunggulannya. Jakarta: Grasindo.

http://slot.piipers.hemsida.eu/ http://slot-game.piipers.hemsida.eu/ https://publications.thapar.edu/plugins/slot88/ https://philparsons.co.uk/ https://omatsuri.co.jp/ http://room.eco.ku.ac.th/images/slot-deposit-pulsa/ https://chair.rmu.ac.th/media/images/link-gacor/ https://exams2.mehe.gov.lb/ https://mobileapp.iom.int/ https://uts.com.pk/slot-gacor-online/ https://devinscricao.uniritter.edu.br/ https://ilxl.ecs.fullerton.edu/wp-includes/ https://librarydirectory.dpi.wi.gov/ https://mctrans.ce.ufl.edu/wp-includes/assets/slot-gacor/ https://weatheraidev-trafficmanager.accuweather.com/ https://engineering.news.com.au/ https://weddinglovely.com/ http://situs-slot.piipers.hemsida.eu/ https://cmder.net/ http://judi-slot.piipers.hemsida.eu/ https://onokumus.com/ http://mycollab.com/ http://pg-slot.piipers.hemsida.eu/ http://slot-pulsa.piipers.hemsida.eu/ http://judi-slot-online.piipers.hemsida.eu/ https://mctrans.ce.ufl.edu/wp-includes/sitemaps/ http://judi-online.piipers.hemsida.eu/ https://shibboleth.csustan.edu/ http://slot-terpercaya.piipers.hemsida.eu/ http://slot-pragmatic.piipers.hemsida.eu/ http://data.withinwindows.com/ http://implbits.com/ http://ciudadanointeligente.org/ http://bocabit.elcomerciodigital.com/ https://onlineprd.uncg.edu/ https://piipers.hemsida.eu/ http://tesismapantropologia.izt.uam.mx/images/-/slot-gacor/ http://geografiahumana.izt.uam.mx/wp-includes/images/-/slot-gacor/ https://mctrans.ce.ufl.edu/wp-content/uploads/2022/slot-demo/ http://economiafinanciera.izt.uam.mx/wp-includes/sitemaps/-/situs-slot-online/ http://imaginariosyrepresentaciones.izt.uam.mx/wp-includes/images/media/slot-terbaik/ http://moeduniv.izt.uam.mx/wp-includes/Requests/slot/ http://www.coloquiodeadministracion.izt.uam.mx/wp-includes/css/slot-online/ http://slot-gacor.piipers.hemsida.eu/ https://ulakumina.unilever.com/ http://chipmeup.pokernews.com/ https://duedex.com/ https://vtuber.damonge.com/ http://pragmatic.piipers.hemsida.eu/ https://srollins.cs.usfca.edu/ https://vp.becode.org/ https://spotspot.wstone.io/ https://changelog.itrackbites.com/ http://2016.gopherconbr.org/ "http://situs-slot-online.piipers.hemsida.eu/ http://docs.aptana.com/ https://data.hudson.com/ http://schdt2.microsoft.com/ http://schom2.microsoft.com/ https://magento234.webkul.com/